Perubahan iklim dunia: apa dan bagaimana?

12Mei07

Pada awal Februari 2007 yang lalu Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) merilis laporan mengenai penjelasan ilmiah, hasil pengamatan dan proyeksi dampak perubahan iklim dunia. Laporan tersebut juga memaparkan sejauh mana kontribusi manusia dalam perubahan iklim tersebut. Tulisan berikut dimaksudkan untuk memberikan gambaran singkat tentang pesan dari laporan tersebut. Untuk mempermudah penyampaian, tulisan ini disajikan dalam bentuk tanya jawab.

Apakah pengertian iklim?

Iklim adalah rata-rata dan variasi temperatur, penguapan, presipitasi dan angin selama periode tertentu yang berkisar dalam hitungan bulan hingga jutaan tahun.

Apakah perbedaan antara iklim dengan cuaca?

Secara singkat iklim bisa dikatakan sebagai rata-rata dari cuaca. Bedanya, memperkirakan cuaca untuk jangka waktu lebih dari beberapa hari relatif sangat sulit karena sifat ketidakpastiannya yang tinggi. Sebaliknya, memperkirakan perubahan iklim yang disebabkan oleh perubahan komposisi atmosfer atau faktor-faktor lainnya, secara umum, relatif bisa dilakukan.

Apa yang mempengaruhi iklim bumi?

Iklim di bumi sangat dipengaruhi oleh kesetimbangan panas di bumi. Aliran panas dalam sistem iklim di bumi bekerja karena adanya radiasi. Sumber utama radiasi di bumi adalah matahari.

Bisa dijelaskan bagaimana mekanisme kesetimbangan panas tersebut?

Dari seluruh radiasi matahari yang menuju ke permukaan bumi, sepertiganya dipantulkan kembali ke ruang angkasa oleh atmosfer dan oleh permukaan bumi (lihat Gambar 1). Pemantulan oleh atmosfer terjadi karena adanya awan dan partikel yang disebut aerosol. Keberadaan salju, es dan gurun memainkan peranan penting dalam memantulkan kembali radiasi matahari yang sampai di permukaan bumi.

Dua pertiga radiasi yang tidak dipantulkan, besarnya sekitar 240 Watt/m2, diserap oleh permukaan bumi dan atmosfer. Untuk menjaga kesetimbangan panas, bumi memancarkan kembali panas yang diserap tersebut dalam bentuk radiasi gelombang pendek. Sebagian radiasi gelombang pendek yang dipancarkan oleh bumi diserap oleh gas-gas tertentu di dalam atmosfer yang disebut gas rumah kaca. Selanjutnya gas rumah kaca meradiasikan kembali panas tersebut ke bumi. Mekanisme ini disebut efek rumah kaca. Efek rumah kaca inilah yang menyebabkan suhu bumi relatif hangat dengan rata-rata 14oC, tanpa efek rumah kaca suhu bumi hanya sekitar -19oC.

Sebagian kecil panas yang ada di bumi, yang disebut panas laten, digunakan untuk menguapkan air. Panas laten ini dilepaskan kembali ketika uap air terkondensasi di awan (lihat Gambar 1).


Gambar 1: Sistem kesetimbangan panas di bumi

Apa saja yang termasuk dalam kelompok gas rumah kaca?

Gas rumah kaca yang paling dominan adalah uap air (H2O), kemudian disusul oleh karbondioksida (CO2). Gas rumah kaca yang lain adalah methana (CH4), dinitro-oksida (N2O), ozone (O3) dan gas-gas lain dalam jumlah yang lebih kecil.

Apakah yang disebut dengan pemanasan global?

Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata atmosfer di dekat permukaan bumi dan laut selama beberapa dekade terakhir dan proyeksi untuk beberapa waktu yang akan datang.

Apakah pemanasan global memang sedang terjadi?

Pengamatan selama 157 tahun terakhir menunjukkan bahwa suhu permukaan bumi mengalami peningkatan sebesar 0,05 oC/dekade. Selama 25 tahun terakhir peningkatan suhu semakin tajam, yaitu sebesar 0,18 oC/dekade (lihat Gambar 2). Gejala pemanasan juga terlihat dari meingkatnya suhu lautan, naiknya permukaan laut, pencairan es dan berkurangnya salju di belahan bumi utara.


Gambar 2: Kenaikan suhu rata-rata bumi selama 157 tahun terakhir

Bagaimana pemanasan global bisa terjadi?

Pemanasan global terjadi akibat dari peningkatan efek rumah kaca yang disebebakan oleh naiknya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer. Semakin tinggi konsentrasi gas rumah kaca maka semakin banyak radiasi panas dari bumi yang terperangkap di atmosfer dan dipancarkan kembali ke bumi. Hal ini menyebabkan peningkatan suhu di permukaan bumi. Peningkatan suhu iklim juga bisa dikarenakan peningkatan radiasi matahari, namun efeknya relatif sangat kecil.

Apa yang menyebabkan peningkatan gas rumah kaca?

Aktifitas manusia diyakini sebagai sebab meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca.

Bagaimana peran manusia dalam mempengaruhi peningkatan konsentrasi gas rumah kaca?

Kegiatan manusia, terutama berupa pembakaran bahan bakar fosil dan aktifitas pertanian, menghasilkan emisi berupa gas rumah kaca yaitu CO2, CH4, N2O dan halokarbon (kelompok gas yang mengandung florine, klorin dan bromin). Gas-gas tersebut terakumulasi di atmosfer sehingga menyebabkan peningkatan konsentrasi seiring dengan perjalanan waktu. Peningkatan ini sangat kentara pada era industri seperti ditunjukkan pada gambar berikut.


Gambar 3: Konsentrasi beberapa gas rumah kaca selama 2000 tahun terakhir.

Seberapa besar kontribusi manusia dalam pemanasan global jika dibandingkan dengan faktor-faktor alam yang lain?

Pemanasan atau pendinginan global dipengaruhi oleh faktor alam dan faktor manusia. Yang termasuk faktor alam adalah tingkat radiasi matahari dan letusan gunung. Naik turunnya radiasi matahari berpengaruh terhadap naik turunnya suhu bumi. Sementara, letusan gunung berapi memberikan efek penuruanan suhu bumi untuk beberapa saat. Aktifitas manusia juga memberikan efek pada naik turunnya suhu bumi. Namun jika diakumulasi, maka secara keseluruhan aktifitas manusia pada peningkatan suhu bumi jauh lebih besar daripada kontribusi faktor-faktor yang lain . Besarnya kontribusi terhadap pemanasan global disebut dengan istilah radiative forcing. Semakin besar radiative forcing semakin besar kontribusinya terhadap pemasan global (lihat gambar di bawah).


Gambar 4: Komponen radiative forcing dari manusia dan alam (radiasi matahari).

Apakah peningkatan uap air di atmosfer akibat pemanasan global akan memperbesar efek rumah kaca?

Betul. Inilah yang disebut sebagai efek umpan balik positif (positive feedback effect).

Apakah ada positive feedback effect yang lain?

Ada, yaitu mencairnya es dan salju akibat pemanasan global. Dengan mencairnya es dan salju, permukaan tanah yang sebelumnya tertutup menjadi terbuka. Karena tanah lebih gelap dari salju dan es maka akan semakin banyak panas yang diserap oleh permukaan bumi yang pada akhirnya meningkatkan suhu bumi.

Apakah fenomena iklim yang ekstrim akhir-akhir ini berhubungan dengan pemanasan global?

Banyak data statistik memang menunujukkan demikian. Angka kejadian fenomena iklim yang ekstrim selama satu abad terakhir ini menujukkan peningkatan. Diantara kejadian ektrim tersebut antara lain adalah lamanya musim kering di Australia (2003), tingginya suhu saat musim panas di Eropa (2003), lamanya musim badai di Amerika Utara (2004 dan 2005), tingginya curah hujan di India (2005), dan sebagainya. Sebaliknya, jumlah kejadian ekstrim yang lain seperti malam yang sangat dingin mengalami penurunan.

Mungkinkah pemanasan global hanya diakibatkan oleh variasi alamiah?

Sangat kecil kemungkinan bahwa pemanasan global hanya disebabkan oleh variasi alamiah. Model iklim yang hanya memperhitungkan variasi alam (terutama aktifitas matahari dan letusan gunung) tanpa mempertimbangkan efek gas rumah kaca gagal menghasilkan keluaran yang sesuai dengan kenyataan/pengamatan. Hasil simulasi menjadi akurat setelah memasukkan efek gas rumah kaca ke dalam model. Hal ini seperti ditunjukkan pada gambar berikut.


Gambar 5: Model iklim dengan dan tanpa memasukkan faktor manusia

Apakah kejadian-kejadian iklim yang ekstrim akan mengalami perubahan seiring dengan perubahan iklim dunia?

Jawabnya, ya. Gelombang panas diperkirakan akan semakin intensif, lebih sering dan berlangsung lebih lama. Di daerah dengan empat musim, jumlah hari dengan suhu lebih rendah dari suhu beku akan semakin berkurang. Musim panas akan lebih kering dan musim dingin akan menjadi lebih lembab. Disamping itu, intensitas badai tropis akan semakin tinggi.

Jika emisi gas rumah kaca dikurangi, seberapa cepat konsentarsi gas-gas tersebut di atmosfer akan berkurang?

Jawabannya tergantung dari jenis gasnya. Konsentrasi sebagian gas akan langsung berkurang seketika dengan adanya pengurangan emisi, namun sebagian lagi bahkan ada yang tetap meningkat selama beberapa abad setelah pengurangan tersebut (lihat gambar berikut).

Gambar 6: Penuruanan konsentrasi gas rumah kaca setelah adanya pengurangan emisi (a) gas CO2, (b) gas rumah kaca dengan daur hidup 120 tahun, dan (c) gas rumah kaca dengan daur hidup 12 tahun

About these ads


64 Responses to “Perubahan iklim dunia: apa dan bagaimana?”

  1. 1 KAMASE

    Bagus artikelnya. Kami ingin juga mensosialisasikan ide anda lewat web kami. Mohon ijinnya. Terima Kasih

  2. Terima kasih atas kunjungannya. Silakan di-kopi paste apa saja yang Anda anggap bermanfaat.

    Salam, Infonergi

  3. 3 subhan

    thank ataas artikelnya

  4. 4 Antonius

    Mengapa analisanya hanya dalam waktu yang singkat ? Menurut ahli-ahli kebumian juga katanya hal ini bisa saja hanya merupakan siklus bumi, bukan melulu akibat aktifitas manusia. Darimana kita tahu bahwa hal ini merupakan (utamanya) akibat aktifitas manusia.
    Saya pernah baca salah satu artikel yng menyebutkan kemungkin hanya siklus alamiah saja.
    Di wikipedia juga ada artikel yg menyebutkan siklus2 dalam global warming ini.
    Bagaimana pula dengan paleoclimate ?

  5. 5 mbojo

    apapun penyebab pemanasan global, yang penting tetap berusaha mengurangin emisi gas rumah kaca. cepat2 beradaptasi (mudah2 bisa)

  6. 6 rika

    bagus artikelnya. Soalnya penjalasannya mendalam. Thanks ya. Numpang mo copy.

  7. 7 riska

    subhanallah artikel yang anda tulis pasti merupakan buah pemikiran yang cukup mendalam, dengan sangat berbangga hati saya ingin meminta izin artikel anda ini saya jadikan literatur untuk bahan ajar. terima kasih

  8. Artikelnya sangat bagus dan komprehensif, kami dari mohon ijin untuk mensosialisasikan lewat buletin kami. Terima kasih.

  9. 9 tika

    artikel nya sangat bagus, karena dapat menyadarkan orang betapa bahayanya mengenai perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global, yang kurang diketahui oleh kebanyakan masyarakat kita,saya mohon izin untuk menjadikan artikel ini sebagai bahan untuk presentasi kuliah saya.
    terima kasih

  10. saya rasa saya sependapat dengan tika. dimana artikelnya sangat membantu untuk menyadarkan setiap pembacanya.

    tapi dilain pihak, boleh ga saya minta artikel mengenai tipe rumah kaca, dan konstruksi bangunan,serta pemanfaatannya
    terima kasih banyak

  11. 11 asri

    Artikelnya oke, ringkas tapi padat informasi, mohon diijinkan untuk mengutip dan menyebarkan lewat leaflet. Terima kasih

  12. 12 asri

    Artikelnya ringkas tapi padat informasi, mohon ijin untuk memakainya sebagai bahan leaflet, terima kasih

  13. great article .. minta ijin untuk di posting di tempat saya yah :D

  14. sip banget artikelnya, dibuat dengan sistem tanya jawab, kreatif :)

  15. 15 lintang

    wow…artikelnya bagus. memberikan gambaran tentang apa yang akan terjadi jika tidak mengindahkan petanda alam yang telah dialamatkan kepada kita yang tanpa sadar telah ikut menyokong penghancuran bumi. saat ini msaih banyak yang buta dan pura-pura buta dengan kondisi alam, semoga kita semua tersadarkan dengan petanda itu. mohon ijin untuk meng-copy-nya.

  16. 16 andrea

    apa2pun hope semua sedar apa yang terjadi…

  17. 17 Jo Evang

    Yeahh….I Think It’s A Biggest Problem that we’ve Now…

    Permasalahan Lingkungan telah mengubah pandangan para leader politik maupun para konflik maker yang selama ini menilai bahwa konflik peperangan lah yang selalu menjadi perhatian dunia…namun itu salah semua sebab permasalahan lingkungan merupakan permasalahan yang mencakup lingkup yang luas dan mempunyai efek yang luas bahkan lebih dari permasalahan manusia yang meliputi perang, gender, sosialisme, neoliberalis, demokrasi, militer, dll yang tidak berkutik dibandingkan dengan permasalahan lingkungan ….soo mari kita lupakan sejenak permasalahan kita demi menfokuskan pada permasalahan lingkungan ini jika bumi rumah kita ini rusak ….kemanakah kita akan berpijak…….

  18. 18 CIKLUK

    tenkyu, buat artikelnya

  19. 19 eksa

    Keren..
    artikel yand anda buat dapat membuka wawasan kita,,
    btw,saya ijin mau copy..

  20. 20 Denny

    Perubahan iklim sudah terjadi
    kita harus mengantisipasi
    jangan biarkan bumi ini mati
    sebab semua kehidupan ada disini

  21. 21 catur

    global warming adalah suatu fenomena yg harus kita hadapi di jaman yang penduuknya yang semakin berkembang.hal ini sejalan dengan majunya iptek.

  22. 22 richi

    pemanasan global dapat ditandai dengan bertambahnya volume lautan diakibatkan mencairnya gletser yang berada didaerah kutub, yang mengakibatkan semua ini adalah seiring majunya teknologi yang semakin canggih.

  23. terimakasih atas informasinya,jujur saya merasa takut dengan berita pemanasan global yang sedang diberitakan saat ini.semoga saja permasalahan ini dapat segera ditemukan solusinya.

  24. 24 whi

    semoga saja pemanasan global ini cepat diatasi. karena apabila terus dibiarkan saja, akan menyebabkan dampak yang semakin buruk.

  25. aku sangat kagum dengan artikel ini karena bisa memeberikan gambaran yang nyata kepada masyarakat tentang akan hancurnya bumi ini. semoga berhasil dan teruskan…..

  26. Sebuah artikel yang sangat menarik. global warming memang suatu isu besar yang harus disadari secepatnya oleh masyarakat, termasuk masyarakat awam.

    Btw, boleh kami link web Anda di web kami?

    Buat mahasiswa Teknik Kimia se-Indonesia, silakan mengunjungi Majari Magazine. http://www.majarikanayakan.com

  27. 27 ahfas

    isinya bagus buanget menjawab keseluruhan ttg perubahan iklim

  28. kren!!

    ayo hemat energy!!!

  29. 29 eput

    kalo mu cari data jumlah radiasi matahari kemana?di BMG n LAPAN ga da. Yang ada cuma lama penyinarannya doank….mohon infonya dounk.

  30. 30 gadang

    wah, siip lah. aku mau ngisi pengajian tentang global warming. jadi ada materi yang akurat.

  31. 31 kuaci

    ringkas,jelas dan padat

  32. 32 Adri

    thanks bwt yg dah bikin neh artikel cz bantu bgt dlm pengembangan wawasan ttg climate change yg skrg ni dah mewabah dan stiap saat smakin luas dmuka bumi ni. Maaf sebelumnya cz sy mw copy this articel bwt dsebar luasin ke teman-teman yg lain. GPP y??? Trus, thanks atas infonya. Ni sgt berarti bwt masa depan bumi kita yg lebih baik.

  33. 33 abi

    satu kata untuk artikel ini. excellent.Isinya lengkap n mudah dimengerti…
    good luck.

  34. 34 qembiex

    Global warming?? seru!!! boleh jg artikelnya..pas bgd bwt mklh Geo-ku. saya izin ngopy y,,thx bgd!

  35. 35 putu

    artikelnya bagus…numpank nGopi..
    tengkyu

  36. Artikelnya sangat bagus biar kita semua sadar akan apa yang telah kita buat terhadap bumi tempat kita tinggal..Energi positif dalam bentuk tindakan-tindakan positif akan kembali kita dapatkan dari bumi ini. Begitupula sebaliknya energi negatif yang kita berikan dalam bentuk tindakan-tindakan yang tidak menghargai bumi juga akan kita dapatkan dari bumi ini. jadi energi kita itu tidak hilang.. Saya senang karena sudah mulai banyak orang yang peduli dengan perubahan iklim. Media punya peran yang baik dalam hal in. Thanks ya..

  37. 37 heru

    pemanasan global harus diperangi!

    kalo gak!

    kita bakalan kena kiamat duluan!

  38. marilah kita mencegah pemanasan global agrar bumi terhalang dari bencana alam

  39. i like the way u think..positif..

  40. 40 linda kartikawati

    global warming sangat berdamapak negati bagi alam

  41. 41 Robby

    yup…
    Global warming sgt brasa dampak’a…
    cuaca jd ga mnentu…klo gt kan qta jg yg rugi…

    saya rasa penghematan listrik bs jd slh satu jln keluar’a..
    drpd qta repot2 m’nanam tumbuhan(pohon)udh gt ntar ditebang oleh org2 ga btnggung jwb, mnding qta coba hal kecil aja dr bhemat listrik…

    oiya saya lg nyari data ttg kampanye hemat listrik yg udh dicanangkan PLN, ada yg tau..?
    mohon bantuan’a…coz saya lg mo bwt kampanye hemat listrik bwt pencegahan global warming utk tugas akhir…

    saya anak desain..^ ^

  42. 42 putri

    sumpeh lo, perubahan iklim buat gw takut. gw ngeri kanker, dan penyakit lain . gw berdoa aja biar selamet. gw mah santai dunk. gw mengikuti aturan agar tidak terjadi globl warming.

    so sweeet deh gw.

    sweetcold

  43. 43 andrew

    yoi broo….
    emang nyusahin global worming buat kita coz banyak jadiin penyakit baru and mulai sekarang harus kita stop namanya global worming.Mohon para aparatur negara nindak tegas pembalakan liar and juga tindak tegas para pembuang limbah tanpa diolah.
    globe just to green…

  44. 44 aLDy

    HENTIKAN PEMANASAN GLOBAL!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    BY. ANAK-ANAK GHAMAT CITY..
    CHONDET

  45. 45 NURHUDA

    Artikel ok banget, numpang copy untuk bahan presentasi ke masyarakat umum, tks

  46. 46 Icha

    Yoa..

    W stuju dgn ap yg d tls d artikl ni..
    Ini co2k bnget bwt anag2 seumurn w bwt tw pnjelasn dri
    ” GLOBAL WARMING “…

    So,,,anag2 SMP skrang lbh tw dan cinta pda bumi kta yg sdng sdh krn lpisn ozon yg tlh tpis…

    Skali lgy thx…dah bntuin w ngrjain tgas2 skul…

    – Icha
    SMP N.1 Palembang

  47. 47 pipah

    good

  48. 48 edha

    global marming!!!!! kayax shi merupakan masalah yang serius dhe”!solny menentukan masa depan anak-anak kita………. adhu maaf ya jd ketuaan dhe ha.ha.ha.tp ni serus lho kita jangan EGOIS.key

  49. syukron atas artikelnya,,,,,semoga makin tambah ilmunya

  50. 50 nandaaaa

    sebenarnya sebagian masyarakat sdh tau akan akibat pmanasan global.tp mereka hanya menganggap bahwa yg mereka lakukan tdk berpengaruh besar pd akibatny.pdahal klo qt pikir2,dunia sdh semakin rusak,bila mereka cm menyadari akibatny saja tanpa ikut berpartisipasi untk mengurangi dampak “global warming”,ya sama ja BOHONG!!!!!!!!!!!!!

  51. 51 m kurniawan arif s

    global warming.ehm kayaknya ni dampak dari persaingan teknologi para negara maju.mereka hanya mementingkan kepentingan pribadi tanpa berpikir akibat dimasa dpn.seharusnya mereka merencanakan dengan matang dalam persaingan tersebut.olehkarena itu negara yang mengakibatkan n yang terkena dampak harus saling bekerjasama dalam mengurangi dampak dari global warming.”hidup bumi rumah kita hidup n berkomunikasi”

  52. 52 tsukkomiboke87

    aduhhh iya kerasa banget sekarang juga
    ini udah bulan oktober lohhh
    tapi jakarta masih panas terik.
    jarang banget nget nget ujan
    bener2 jarang
    panas nya parah terik

    mungkin selain karena jarang pohon juga, jakarta juga salah satu yang polusinya paling parah.
    CO2 di mana2. gimana nggak makin banyak uap air di atmosfer T T
    seremmmm ><

    btw, aku mau tanya…
    nnn aku tahu nggak boleh buang sampah sembarangan. tapi apa hubungan buang sampah pada tempatnya dengan mengurangi global warming?

    mohon penjelasan yahhh
    thx

  53. 53 soen

    mohon ijin untuk print artikel anda agar bisa di tempel di mading, biar bisa dibaca banyak orang, semoga semakin banyak orang yang sadar, thx

  54. 54 rossi

    ok banget artikelnya, kebetulan gw mau ngopi niii…hohoho,tengkyuuu

  55. Masalah perubahan iklim dapat di lihat pada :

    http://sansteknologi.blogspot.com/

  56. 56 meyzu

    all of us need to take any proactive and reactive action to prevent this problem before it becomes more serious and dangerous.This global warming can be prevent by us because it happen from us!

  57. Ijin mengkopi untuk dijadikan sumber penelitian kami

  58. 58 Mohammad Ismail

    mohon untuk mengkopi

  59. 59 micky kojongian

    artikel yang sangat bagus. mohon ijin untuk meng-copy untuk di jadikan salah satu referensi dalam pembuatan pidato mengenai perubahan iklim.

  60. untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, negara nuklir merenungkan untuk memberikan kredit karbon stasiun nuklir dalam menjalankan peran penting di dunia ini sesuai dengan isu perubahan iklim di kopenhagen pada bulan desember. hal ini dimaksudkan untuk dapat meningkatkan prospek ekspansi nuklir global… see more http://commentnews.wordpress.com/2009/06/06/negara-negara-miskin-dapat-diberikan-kredit-untuk-menggunakan-nuklir/

  61. 61 edsanto

    salam,
    artikelnya cukup ringkas tapi padat. Btw nurut IPCC (Intergovermental Panel on Climate Change, PBB) menyimpulkan juga bahwa industri peternakan memberi kontribusi cukup besar terhadap global warming, bahkan totally lebih besar dari sumbangan CO2 dari transportasi di seluruh dunia, apalagi kalau rentang analisisnya cuma dalam 20 tahun. Bahkan Rajendra Pachauri (mantan Ketua IPCC) menganjurkan adanya gerakan vegeterianisme atau malah vaganisme. Komentar anda? Trus bagaimana nih……. ? Apa harus mengurangi makan daging?

  62. 62 Yoyoh Rosmawati

    Hmm… Makasih bwt artikelnya yg kreatif abiz. Thank’s ya…


  1. 1 Komunitas Mahasiswa Sentra Energi » Perubahan iklim dunia: apa dan bagaimana?
  2. 2 Global Warming » diary ku

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: